Wisata Sejarah Kuil Todaiji

Wisata Sejarah Kuil Todaiji

daftarpeninggalandunia.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Wisata Sejarah Kuil Todaiji .Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Wisata Sejarah Kuil Todaiji

Kuil Todaiji merupakan bangunan yang terbuat dari kayu yang terbesar didunia dan dikenal sebagai rumah patung Buddha perunggu terbesar. Bangunan ini memiliki artistik yang megah dan menarik serta dikelilingi taman-taman serta satwa liar. Tempat bersejarah di Jepang ini Anda dapat menikmati pemandangan rusa yang berkeliaran di taman.

Jika anda menyenangi sejarah dan budaya tradisional Jepang, Nara adalah sebuah kota tua yang patut dikunjungi. Nara, hanya berjarak kurang lebih 42 km dari kota Kyoto, kota pusat kebudayaan Jepang.

Kota Nara adalah ibu kota permanen pertama di Jepang, yaitu pada tahun 710-784 Masehi (juga dinamakan Periode Nara). Pada masa ini, agama Budha mengalami masa puncaknya dan menjadi agama nasional di Jepang.

Meskipun dalam kurun waktu yang relative sempit (74 tahun menjadi ibu kota negara), Nara adalah awal dari lahirnya seni dan sastra Jepang yang banyak diilhami oleh budaya dari China. Nara mengimpor agama, seni dan arsitektur dari negeri bambu ini.

Di Nara inilah Todai-ji Temple berada. Kuil Todai-ji , oleh UNESCO ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia, terletak di sebelah Utara Taman Nara (Nara Park). Bangunan-bangunan yang masuk dalam daftar UNESCO World Heritage Site di Nara lainnya adalah 4 buah kuil Budha (Kofuku-ji, Gango-ji, Yakushi-ji, Toshodai-ji), 1 buah kuil Shinto (Kasuga Shrine), 1 istana (Heijo Palace) dan 1 hutan yang dibiarkan asli sejak jaman dahulu (Kasugayama Primeval Forest).

Kuil Todai-ji adalah bangunan kayu terbesar di dunia.
Kuil Todai-ji dimulai pembangunannya pada masa pemerintahan kaisar Shomu, pada tahun 728 (data:Wikipedia). Di dalam kuil ini terdapat patung Budha dari tembaga dan perunggu (Daibutsu) terbesar di dunia. Tinggi patung ini kurang lebih 15 meter dengan berat sekitar 550 ton. Patung perunggu ini hampir menghabiskan seluruh produksi tembaga dan perunggu nasional selama beberapa tahun yang hampir menyebabkan bangkrutnya negeri para samurai ini.

Baca Juga :Hiroshima Peace Memorial

Sebelum memasuki Daibutsuden (Great Buddha Hall), kita akan melewati pintu gerbang utama, yang juga dibuat dari kayu, yang dinamakan Nandaimon (Great Southern Gate). Di sana terdapat dua buah patung raksasa, Nio (Benevolent King), dengan tinggi sekitar 8 m.

Di dalam Daibutsuden, selain patung Budha juga terdapat sebuah pilar kayu yang berlubang di bagian bawahnya. Siapa yang berhasil masuk dan melewati lubang itu niscaya akan mendapatkan pencerahan pada reinkarnasi berikutnya.Karena pengaruh Kuil Todai-ji ini menjadi sangat kuat, pada tahun 784 ibu kota Jepang dipindahkan ke Nagaoka untuk mengurangi pengaruh agama dalam urusan-urusan kepemerintahan, yang kemudian berpindah lagi ke Kyoto yang menjadi ibu kota Jepang selama lebih dari 1000 tahun.Sejak kuil Todai-ji berdiri, perbaikan dan renovasi telah beberapa kali dilakukan, akibat gempa (pada abad ke 9) dan kebakaran (pada abad 12 dan 16).

Related posts